Menunggu

Aku mengutuk pagi

Untuk salam yang tak kunjung disampaikan pada malam hari

Tentang bunga-bungaan dalam tidur yang menciptakan gilaku sendiri

Aku mencintaimu diiringi detak jarum jam

Dari fajar ke senja, senja ke fajar

Tolong jangan beritahu aku

Bahwa yang kulakukan hanya buang-buang waktu

Bandung, 14 Maret 2017

Untuk Sang Putri

Pada akhirnya kau hanya perlu bersabar

Menanti pangeran yang datang tepat waktu

dengan kudanya, dengan bunganya, dengan kesungguhannya

Sementara itu biar pangeran yang lain

mengutuk dirinya sendiri

Ia tidak kalah bertarung

Ia bahkan tidak bersaing

Ia hanya mengkhianati kesempatan

Kau tak pergi untuk yang lebih baik

Kau tidak meninggalkan yang lebih buruk

Tapi sebagai Sang Putri

Kau punya hati

Kota Sisingaan, 1 Januari 2017