Signs: Chapter 4 – Oliver Sawn Part 5

3450837c5ee809e12e4f2897854b041e

Sejenak, Elle merasa kesal pada teman-temannya—kami. Dan ia merasa berjalan sendirian melewati pelataran toko-toko di jalan Sandalwood saat ini lebih menyenangkan. Terik matahari memanggang kulitnya yang pucat, ia lupa memakai sunblocknya, akhirnya ia hanya terus berusaha merekatkan jaket denim ke tubuhnya.

Tiba-tiba saja seorang laki-laki bertubuh tinggi yang mengenakan pakaian kaus panjang dan celana berwarna hitam menubruk dirinya hingga tubuhnya hampir ambruk. Elle ingin memakinya, namun ketika ia mengangkat wajahnya, Oliver tersenyum padanya. Continue reading

Signs: Chapter 4 – Oliver Sawn Part 4

3450837c5ee809e12e4f2897854b041e

  Aku tidak tahu apa yang membuat Elle begitu tergila-gila pada Oliver sejak pertama kali bertemu. Mungkin karena senyuman dari wajah tampannya? Seingatku, Elle bahkan belum pernah melihatnya tersenyum padanya. Atau karena pandangan mautnya saat menatap seseorang? Bisa jadi. Dan aku tidak paham bagaimana Elle bisa begitu berubah dalam waktu singkat hanya karena pria asing itu. Continue reading

Signs: Chapter 4 – Oliver Sawn Part 3

           3450837c5ee809e12e4f2897854b041e

            Jika Marry belum pulang, mungkin ini akan jadi malam ke-empat ia tidak ada di rumah. Itu berarti, sudah tiga hari aku tidur sendirian. Tanpanya. Dan kali ini ketika ia ada, aku malah merasa asing.

Marry diam saja. Ia sibuk membereskan perlengkapan barunya itu. Ia tidak memedulikan aku yang sedang memerhatikannya dari atas tempat tidur. “Aku tidak yakin kau membawa uang yang cukup untuk membeli itu semua saat pergi.” ujarku mengakhiri keterdiaman kami. Ia melirik ke arahku sekejap, lalu kembali berkutat dengan mainannya. Continue reading

Signs: Chapter 4 – Oliver Sawn Part 1

3450837c5ee809e12e4f2897854b041e

Marry memandangi nightmare catcher yang baru saja dipasangnya di dinding. Manusia Indian yang terbuat dari kulit hewan itu tampak seram bila dilihat secara detail. Tapi Marry tidak merasa ketakutan dibuatnya.

Benda itu membuatnya mengingatkannya pada sebuah ruangan kecil bernama kamar. Kamarku dan kamarnya. Di kamar kami, sebuah nightmare catcher seperti itu juga digantung di dinding walau tak sebesar yang baru saja dibelinya. Kami sangat menyukainya. Itu pemberian Dad. Continue reading

Signs: Chapter 3 – Pencarian Part 4

images (1)

“Well, harus kuakui kakakmu benar-benar menyebalkan, Claire.” Desah Elle sambil menatap ke jalanan. Reese mengendarai mobil dengan sangat pelan.

Kami masih melaksanakan sebuah misi, misi untuk menemukan Marry yang belum pulang hingga hari ini. Terpaksa, kami harus mencari rute lain dengan jarak yang lebih jauh.

“Maaf aku telah merepotkan kalian.” Ujarku yang langsung disanggah Reese. “Sama sekali tidak merepotkan, dari awal kami sudah berniat membantu.” Setidaknya, ucapan itu terdengar lebih melegakan. Continue reading