Saksi Pengkhianatan

Hanafi terkekeh. Tertawa keenakan. ‘Dasar laki-laki kurang aj*r! Bi*dab!’. Inginku mengumpat-umpat dan melempar gelas kaca ke kepalanya hingga pecah keduanya. Dia masih saja tertawa-tawa. Bokong seorang wanita menindih dan semakin menekanku. Percayalah, wanita itu ada di tempat yang sangat haram baginya. Ingin sekali kusulap tubuhku yang empuk jadi keras dan berduri.

            Ini sudah berlangsung selama lebih dari tiga minggu sejak pertemuan itu. Pertemuan Hanafi bersama wanita bernama Dian Dinda. Wanita itu memang berparas seperti kembang yang sedang mekar cantik-cantiknya. Hanafi tidak pernah bisa berhenti memikirkannya. Semakin hari semakin tak bisa menerima kenyataan bahwa sayang sekali Dian Dinda bukan istrinya. Continue reading

Rahasia Aku dan Kakak

Terik mentari di siang bolong menggigit kulit wajahku saat aku menengadahkannya ke langit. Terngiang di telingaku kata-kata ibu bahwa aku tidak boleh panas-panasan, kecuali jika ingin kulitku jadi gosong seperti Mas Wik. Meski aku masih kecil, ibu tidak pernah capek mengingatkanku untuk bisa merawat badan sendiri agar kelak bisa secantik kakak perempuanku, Kak Arini. Tapi justru kakakku yang cantik itulah alasanku untuk  tetap berdiri di sini, menantang matahari. Continue reading

Bulan Juni Riani

Aku tidak mengerti kenapa orang mudah sekali menyakiti orang lain, meninggalkan, dan mengakhiri hubungan yang sudah dijalani. Mengabaikan janji yang telah dibuat dan menemukan dengan cepat cara untuk berpaling. Mengapa mereka menganggap remeh yang disebut perpisahan.

Move on, Riani! Kalau orang yang kamu tunggu memang sayang sama kamu, dia enggak akan biarkan kamu nunggu lama-lama.Continue reading

Dan…

Ada rasa asing yang kutemukan saat jarak kita semakin dekat. Tatapan yang berbeda, yang tidak ada pada sahabatku itu sebelumnya. Sebelumnya, memang tidak pernah ada apa-apa. Kami ya kami, sama seperti bagaimana kami dipandang semua orang. Tapi kali ini aku merasakan ada sekat tebal di antara kita berdua. Aku tidak menyebutnya itu cinta. Karena mustahil cinta ada pada orang lain yang telah saling dimiliki oleh orang lain. Mungkin untukku itu masih bisa terjadi. Tapi baginya? Orang yang benar-benar terlihat mencintai kekasihnya, padahal selama ini aku tahu ia banyak disakiti. Atau aku saja yang terlalu banyak peduli. Continue reading